Search This Blog

> Belajar Matematika dan Sains Menyenangkan

Saturday, November 29, 2025

Butuh Membeli Berapa Gulung?

  


Nek Suli suka membuat kerajinan macrame. Dengan bahan tali kur, Nek Suli membuat simpul-simpul dari mulai yang sederhana sampai simpul rumit untuk menciptakan pola dan desain yang cantik dan menarik. Hasil kerajinan macrame Nek Suli bermacam-macam, mulai dari kantong koin kecil, tempat botol minum, sampai tas dengan berbagai ukuran.

Karena hasil kerajinan macrame Nek Suli rapi dan cantik, banyak yang memesan minta dibuatkan.

“Nenek sedang apa? Sibuk sekali kelihatannya,” sapa Nia ketika melihat neneknya sibuk mencari-cari sesuatu.

Menyadari kedatangan cucu kesayangannya, Nek Suli berhenti membongkar stok tali kur di lemarinya. “Ada yang memesan tas macrame. Tapi stok tali dengan warna yang diminta habis.”

“Nia mau ke Toko Satria membeli bahan prakarya untuk sekolah besok. Kalau Nenek mau, bisa sekalian Nia belikan.” Nia menawarkan bantuannya.

“Wah, kebetulan sekali,” sahut Nenek berbinar. “Sebentar Nenek hitung dulu, ya. Butuh membeli berapa gulung tali.”


Nia mengikuti Nenek ke meja kerjanya. Nenek mengambil selembar kertas dan sebuah bolpoin lalu mulai menulis.

“Untuk membuat satu tas bercorak batik butuh dua warna tali. Kali ini warnanya abu-abu dan biru tua. Nantinya tiap warna akan dipotong sepanjang 175 cm sebanyak 30 potong.”

Nia ikut mengambil selembar kertas dan pensil.

“Tali warna abu-abu 30 x 175 cm = 5.250 cm. Tali warna biru tua 30 x 175 cm = 5.250 cm. Lalu satu gulung panjangnya berapa meter, Nek?” Nia membantu Nenek menghitung tali yang akan dibeli.

“Satu gulung panjangnya 15 meter. Jadi harus beli berapa gulung?” Nenek bertanya pada Nia.

“Tali warna abu-abu butuh 5250 cm = 52,5 meter. Satu gulung 15 meter. Jadi 52,5 : 15 = 3,5 gulung tali. Karena tidak boleh membeli setengah gulung, maka harus membeli 4 gulung.” Nia menjelaskan pada Nenek. “Karena panjang tali warna biru tua juga jumlahnya sama, maka butuh membeli 4 gulung juga.”

“Wah, cepat juga hitungan cucu nenek!” tukas Nenek bangga. “Ini Nenek bawakan uang Rp100.000. Kalau tidak salah harga satu gulung tali Rp9.000.” Nenek memberikan selembar uang seratus ribuan.

“Oke, Nek. Kalau begitu nanti kembalinya 100.000 – (8 x 9.000) = 100.000 – 72.000 = 28.000. Rp28.000 ya, Nek.” seru Nia sambil melambaikan tangan di depan pintu.

“Iya betul. Uang kembaliannya boleh untuk membeli es krim. Jangan lupa belikan Nenek juga, ya!” seru Nenek sambil tertawa.

 

**Selesai**

No comments:

Post a Comment

Rumah-rumahan Buat Seto

  Beberapa waktu yang lalu saya mengirim sebuah cerpen anak ke Festival Cerita Anak Nusantara yang berjudul “Kuluk Drumblek Buat Seto”. Asih...